Minggu, 28/01/2018 11:26 WIB
Jakarta - Usulan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang menunjuk dua perwira tinggi Polri sebagai pejabat gubernur Sumatera Utara (Sumut) dan Jawa Barat (Jabar) berpotensi rusak sistem demokrasi di tanah air.
Wakil Sekjend Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin mengatakan, aparat kepolisian seharusnya sebagai pihak yang netral dalam setiap kontestasi pesta demokrasi.
Polisi Sita Dolar AS dan Singapura dari Cafe di Cipete
Polisi Geledah Cafe di Cipete Terkait Korupsi PLN dan Krakatau Steel
Legislator Dukung Kejagung Usut Keterlibatan TNI di Kasus Korupsi MBG
Keyword : Pilkada 2018 Polri TNI Mendagri