Taylor Swift Hadapi Ancaman Pembunuhan

Jum'at, 19/01/2018 09:36 WIB

New York - Sebagai figur publik, segala macam risiko mau tak mau harus dihadapi. Termasuk upaya ancaman pembunuhan, yang menimpa musisi Taylor Swift.

Salah satu penguntit Swift kini menghadapi tuntutan baru dari jaksa, setelah ditemukan sebuah email yang dikirimkan pelaku, Frank Andrew Hoover, berisi ancaman pembunuhan terhadap Swift dan keluarganya.

Hoover ditangkap oleh polisi pada November 2016. Pria asal Texas itu dilaporkan langsung oleh Swift karena menguntitnya di sebuah konser di arena balap Formula 1 sebulan sebelumnya. Hoover juga rajin mengirim email kepada ayah pelantun `Ready for It` itu, Scott Swift mulai Agustus hingga Oktober.

Dalam temuan terbaru, Hoover ternyata pernah mengirimkan email berisi ancaman pembunuhan pada Mei 2016 hingga Oktober 2016. Hoover mengancam akan membunuh seluruh keluarga Swift.

Dilansir dari Hollywood Life, untuk meneruskan kasus ini, Hoover dan Swift akan bertemu di pengadilan minggu depan.

TERKINI
`Sleeping Beauties: Reawakening Fashion` Jadi Tema Met Gala 2024, Apa Maknanya? Madonna Pecahkan Rekor Gelar Pesta Dansa yang Dihadiri 1,6 Juta Penggemar Sederet Selebriti Gelar Afterparty Met Gala 2024, Usher hingga Beyonce! Kini Bertubuh Langsing, Kelly Osbourne Bantah Pakai Ozempic