Minggu, 14/01/2018 08:42 WIB
Paris - Presiden Perancis Emmanuel Macron berkomunikasi denga Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melalui telepon. Keduanya menekankan pentingnya menjaga kesepakatan nuklir Iran.
Hal tersebut disampaikan Istana Elysee, Sabtu (13/1) waktu setempat.
"Presiden berbicara tentang pentingnya menjaga kesepakatan nuklir Iran, dan perlunya semua pihak menyetujui kesepakatan untuk menghormati komitmen yang mereka buat," kata pernyataan Elysee.
Komunikasi kedua pemimpin berlangsung pada Jumat (12/1), namun belum jelas apakah itu terjadi sebelum atau sesudah Presiden Amerikat Serikat Donald Trump memberikan kesempatan terakhir kesepakantan nuklir Iran 2015. Dengan syarat, Uni Eropa harus memperbaiki kekurangan pakta yang mengerikan itu.
Iran Hentikan Dua Kapal Tanker yang Terbakar di Selat Hormuz
Iran Serang Pusat Data Amazon Milik AS
AS Sulit Lindungi 50.000 Tentaranya dari Serangan Iran
Iran mengatakan program nuklirnya hanya untuk tujuan damai dan akan sesuai dengan kesepakatan tersebut selama para penandatangan lainnya menghormatinya. Namun, ia mengatakan akan membubarkan kesepakatan tersebut, jika Washington keluar kesepakan tersebut.
Macron mengatakan bahwa ia menginginkan dialog tanpa kompromi dengan Iran mengenai program rudal balistiknya. Ia mengatakan kepada Netanyahu bahwa upaya mengenai balistik Iran dan juga kegiatan regionalnya harus dilanjutkan.
Keyword : Iran Kesepakatan Nuklir Amerika Serikat Perancis