Kamis, 04/01/2018 10:19 WIB
Singapuran - Badan Pengembangan Media Informasi Singapura (IMDA) melarang pemutaran film dokumenter yang menerangkan konflik antara Palestina dan Israel. Keputusan itu tak berselang lama setelah Amerika Serikat tumbang di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Menurut IMDA, seperti yang dilaporkan Anadolu, pemutaran dan peredaran film yang bernama Radiance of Resistance itu dilarang di festival fim yang akan dimulai esok hari.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan IMDA, dijelaskan bahwa film tersebut tidak menjelaskan konflik Palestina-Israel secara objektif, sehingga dilarang pemutarannya ke masyarakat.
Seperti yang diketahui film itu memperkenalkan pertikaian antara Palestina dan Israel yang diambil berdasarkan kacamata dua perempuan Palestina.
Korban Agresi Israel ke Palestina Terus Bertambah, Tembus 73.651 Orang
Dua Orang Tewas dalam Serangan Israel ke Lebanon
Kasus 400.000 SGD Palsu, Komisi III Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Film tersebut menggambarkan bahwa ada sosok figur yang bisa ditiru dalam perlawanan melawan penjajah, sehingga menginspirasi perlawanan terhadap Israel.
Film yang mengundang kontroversial di Singapura itu disutradarai oleh warga Amerika Serikat (AS), Jesse Roberts, yang bercerita tentang kehidupan orang-orang Palestina di bawah kependudukan Israel.