Rabu, 27/12/2017 09:21 WIB
Jakarta - China dan Pakistan menawarkan untuk memasukkan Afghanistan ke dalam proyek ekonomi senilai 50 miliar dollar (Rp672,55 triliun). Hal itu dibicarakan di Beijing, Selasa (26/12) waktu setempat.
Ketiga negara mengumumkan bahwa mereka berencana untuk membahas cara-cara untuk memperluas Koridor Ekonomi China-Pakistan ke Afghanistan. CPEC mencakup jalan raya, kereta api, jaringan pipa dan kabel optik yang dibangun sebagai bagian dari Inisiatif Belt dan Road Pakistan.
Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan kepada wartawan bahwa kerja sama dapat memperbaiki mata pencaharian di sepanjang wilayah perbatasan.
"Dalam jangka panjang, melalui Afghanistan, kita secara bertahap akan menghubungkan CPEC dengan Koridor Ekonomi China-Tengah dan Asia Barat," kata Wang.
China Larang Menhan Filipina Masuk Wilayahnya, Kenapa?
Kembali Memanas, China Desak Iran-AS Menahan Diri
AS Masukkan Alibaba hingga BYD ke Daftar Hitam Militer, China Ngamuk
Menteri Luar Negeri Afghanistan Salahuddin Rabbani dan Menteri Luar Negeri Pakistan Khawaja Asif juga ikut serta dalam dialog trilateral tersebut.
"Keberhasilan penerapan proyek CPEC akan menjadi model untuk meningkatkan konektivitas dan kerjasama melalui proyek serupa di negara-negara tetangga termasuk Afghanistan, Iran dan Asia Tengah dan Barat," kata Asif.
Wang menambahkan bahwa pengaturan tersebut akan terlepas dari perselisihan antar negara.
"CPEC adalah proyek kerjasama ekonomi dan tidak boleh dipolitisasi," katanya.
Keyword : Ekonomi Internasional China Pakistan Afganistan