Ini Azab Orang yang Bermuka Dua di Hari Kiamat dalam Hadis Nabi

Sabtu, 01/08/2026 10:10 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Islam mengajarkan umatnya untuk selalu bersikap jujur, tulus, dan konsisten dalam perkataan maupun perbuatan.

Sebaliknya, sifat bermuka dua atau berkata berbeda kepada setiap orang demi kepentingan pribadi termasuk akhlak yang tercela.

Rasulullah SAW memberikan peringatan keras tentang balasan bagi orang yang memiliki sifat tersebut. Beliau bersabda:

يَجِيءُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ذُو الْوَجْهَيْنِ دَالِعاً لِسَانَهُ فِي قَفَاهُ وَ آخَرُ مِنْ قُدَّامِهِ يَلْتَهِبَانِ نَاراً حَتَّى يَلْهَبَا جَسَدَهُ ثُمَّ يُقَالُ: هَذَا الَّذِي كَانَ فِي الدُّنْيَا ذَا وَجْهَيْنِ وَذَا لِسَانَيْنِ، يُعْرَفُ بِذَلِكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Artinya: "Orang bermuka dua akan datang di Hari Kiamat dengan dua lidah, satu menjulur dari tengkuknya dan satu lagi dari depan mulutnya. Keduanya menyala dengan api hingga membakar tubuhnya. Lalu dikatakan: `Inilah orang yang di dunia bermuka dua dan berlidah dua.` Dia akan dikenali dengan itu pada Hari Kiamat." (Bihar al-Anwar, Jilid 72, hlm. 203).

Hadis ini menjadi pengingat agar setiap Muslim menjauhi sikap munafik dalam pergaulan, seperti berkata manis di hadapan seseorang tetapi menjelek-jelekkannya di belakang, atau menyampaikan ucapan yang berbeda demi mengambil keuntungan.

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kejujuran dan ketulusan merupakan bagian dari akhlak mulia yang harus dijaga.

Sebaliknya, sifat bermuka dua bukan hanya merusak hubungan antarmanusia, tetapi juga mendatangkan balasan yang berat di akhirat sebagaimana digambarkan dalam hadis tersebut.

TERKINI
Nepal Siapkan Aturan Baru, Pendaki Tanpa Pengalaman Dilarang Naik Everest Kasus Terkonfirmasi Ebola di Kongo Tembus 7.258 Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone MQ-1 Milik AS di Selat Hormuz KPK: 4 Tersangka Korupsi HGB Summarecon Orang Kepercayaan Nusron Wahid