Rusia Ajukan Diri Jadi Mediator AS-Korut

Rabu, 27/12/2017 09:09 WIB

Moskow - Rusia siap bertindak sebagai mediator antara Korea Utara dan Amerika Serikat, jika kedua pihak bersedia melakukannya. Demikian pernyataan Kremlin pada Selasa (26/12) kemarin.

Dilansir dari TIME, Moskow telah lama meminta AS Korut mengadakan perundingan, demi mengurangi ketegangan terkait program nuklir dan rudal Korut, yang juga ditentang habis-habisan oleh Resolusi Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Rusia siap melapangkan jalan untuk de-eskalasi," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Senin (25/12) lalu. Dia meminta Washington dan Pyongyang segera memulai pembicaraan negosiasi. Rusia sudah siap memfasilitasi perundingan tersebut.

"Perlu langkah cepat menuju proses negosiasi, dan menghindari bahasa sanksi," ujar Kementerian Luar Negeri Rusia.

Di saat pejabat tinggi AS menegaskan akan mencari solusi perdamaian di antara kedua negara, Presiden AS Donald Trump tetap kekeuh meminta Korut terlebih dahulu berkomitmen untuk melepaskan senjata nuklirnya, sebelum perundingan benar-benar terealisasikan.

TERKINI
Pelatih Atletico Akui Arsenal Lebih Layak ke Final Liga Champions Legislator Soroti Kasus MBG Berbelatung di Pekalongan: Ini Kelalaian Serius DPR Dorong KEK Kura-Kura Island Utamakan Mitigasi Lingkungan Istri Sekjen Demokrat Raih Penghargaan di Ajang Leading Women Awards 2026