Aksi Bela Palestina Momentum Boikot Produk Amerika

Minggu, 17/12/2017 22:51 WIB

Jakarta - Aksi damai Bela Palestina 1712 sebagai momentum dukungan atas seruan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memboikot produk Amerika Serikat (AS).

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyebut, aksi massa yang begitu besar menunjukkan dukungan atas kemerdekaan Palestina dan sekaligus kecaman atas sikap Presiden AS Donald Trump atas pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel.

"Aksi hari ini menjadi momentum mengukuhkan solidaritas kemerdekaan Palestina, sekaligus dukungan atas seruan MUI untuk memboikot (produk) Amerika jika tidak segera membatalkan klaim Yerusalem sebagai ibukota Israel," tegas Jazuli, dalam orasinya, saat aksi Bela Palestina, di Monas, Jakarta, Minggu (17/12).

Ia mengapresiasi aksi yang dipimpin oleh MUI yang mampu menyatukan berbagai ormas dan berbagai elemen rakyat untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina yang tertindas akibat penjajahan Israel.

"Kita merasakan betapa pahitnya dijajah ratusan tahun. Untuk itu kita berkomitmen membebaskan Palestina dari penjajahan Israel karena satu-satunya bangsa yang belum merdeka ialah Palestina," katanya.

Dalam kesempatan itu, Jazuli meminta, agar pemerintahan AS berhenti membuat kekacauan dunia dengan sikapnya yang mengabaikan upaya mewujudkan perdamaian dunia khususnya di Palestina.

"Amerika harus memahami prinsip-prinsip perdamaian dunia. Sebagai negara besar Amerika seharusnya mampu memainkan peran perdamian, menjadi wasit dalam setiap persoalan konflik dan pertikaian dunia, bukan justru menciptakan konflik dan mendukung penjajahan seperti sikapnya saat ini," serunya.

Sebelumnya, Ketua Umum MUI, KH Ma`ruf Amin menyerukan kepada seluruh umat Islam di Indonesia untuk memboikot produk AS. Menurutnya, sikap tegas itu menyikapi pernyataan sepihak Presiden AS Donald Trump atas pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel.

"Hari ini kita membuat pernyataan sikap boikot Amerika. Membuat petisi terhadap Amerika melalui Kedutaan Besar Amerika di Jakarta," kata Ma`ruf, dalam orasinya saat Aksi Damai Bela Palestina 1712, di Monas, Jakarta, Minggu (17/12).

TERKINI
Iran Kecam IAEA, Anggap Laporan Nuklir Alat Tekanan Politik Penipuan Tiket Konser BTS Singapura, Korban Rugi hingga Ratusan Juta Guru Akui TPG Bantu Tingkatkan Mutu Pembelajaran di Kelas Vox Point Indonesia: Banyak Ortu Bangga Anak 2 Tahun Bisa Calistung