Kamis, 14/12/2017 01:05 WIB
Jakarta - Airlangga Hartarto resmi menjabat menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar menggantikan posisi Setya Novanto.
Keputusan itu berdasarkan hasil rapat pleno Partai Golkar, di Kantor DPP Golkar, Rabu (13/12). Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan, Novanto dinonaktifkan setelah berstatus sebagai terdakwa.
"Pergantian dari bapak Setya Novanto kepada Airlangga Hartarto definitif ditetapkan pada rapat pleno," kata Nurdin.
Kata Nurdin, Golkar akan segera menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk memutuskan Airlangga sebagai Ketum Golkar.
"Dengan demikian bahwa berdasarkan rapat pleno tidak ada lagi jabatan kosong. Terhitung malam ini Ketum Golkar Airlangga Hartarto," kata Nurdin.
Kebijakan WFH Bakal Mulai Diterapkan Setelah Lebaran
Golkar Nilai Open House Sederhana Relevan di Tengah Tantangan Ekonomi
Stimulus Ekonomi Diyakini Kerek Ekonomi Tumbuh 5,6 Persen
Diketahui, Novanto resmi berstatus sebagai terdakwa kasus dugaan korupsi e-KTP setelah menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/12).
Keyword : Ketum Golkar Airlangga Hartarto Setya Novanto