Sabtu, 09/12/2017 19:11 WIB
Baghdad - Pada Sabtu (9/12) Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengumumkan berakhirnya perang tiga tahun pasukan Irak untuk menggerakkan kelompok Islamic State Iraq and Syria (ISIS) ke luar negeri.
"Saya mengumumkan kabar baik terkait pembebasan pasukan Irak dari ISIS di seluruh wilayah perbatasan Irak-Suriah," kata perdana menteri tersebut dalam konferensi pers yang diselenggarakan oleh persatuan wartawan Irak .
"Pasukan kita berada dalam kendali penuh atas perbatasan Irak-Suriah. Karena itu, saya mengumumkan berakhirnya perang melawan Daesh (ISIS,Red)," terang Abadi.
"Musuh kita ingin membunuh peradaban kita, tapi kita menang dalam waktu singkat melalui persatuan dan tekad," sambungnya dilansir AFP, Sabtu (9/12).
AS Kawal Puluhan Kapal Dagang Lintasi Selat Hormuz
Iran Bersihkan 50 Akses Terowongan Setelah Serangan AS-Israel
Menlu: Iran dan AS Masih Saling Kirim Pesan
ISIS merebut sejumlah wilayah di utara dan barat Baghdad dalam serangan petir pada 2014, yang membahayakan keberadaan negara Irak tersebut.
Pertarungan Irak diluncurkan dengan dukungan kampanye udara yang dilancarkan oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat, merebut kota demi kota dari cengkeraman para jihadis tersebut.
Keyword : Irak Amerika Serikat ISIS