Liga Arab Kecam Houthi atas Pembunuhan Mantan Presiden Yaman

Selasa, 05/12/2017 16:58 WIB

Kario - Liga Arab mengecam pembunuhan mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh. Mereka mengatakan kematiannya merupakan ancaman yang akan menyebabkan ledakan situasi keamanan di negara Teluk.

Sekretariat umum Liga Arab juga mengecam gerakan Houthi yang membunuh Saleh sebagai "organisasi teroris", menuntut agar masyarakat internasional memandangnya seperti itu.

"Semua sarana harus digunakan untuk menyingkirkan orang-orang Yaman dari mimpi buruk ini," katanya, mengacu pada Houtih menurut kantor berita Mesir, MENA.

Pada Senin (4/12) Sumber dari Kongres Rakyat Umum Yaman mengkonfirmasi pemimpin dan mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh tewas. Ia dikabarkan meninggal dalam bentrokan sengit dengan milisi Houthi di ibukota Sanaa.

Menurut video singkat yang ditayangkan di saluran televisi di wilayah pro-Houthi menunjukkan Saleh mengalami luka parah dibagian kepalanya, bekas luka tembakan.

Menurut laporan setempat, sebelumnya pada hari itu, milisi dari gerakan Houthi bersenjata Yaman meledakkan rumah Saleh di pusat ibu kota Sanaa. Malam sebelumnya, Saleh secara resmi mengumumkan pembubaran kemitraannya dengan mantan sekutu milisi Houthi.

TERKINI
Apa Itu Hipertensi? Ini Penyebab dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai Mengapa Hari Hipertensi Sedunia Diperingati Setiap 17 Mei? Ini Sejarahnya Mengenal Sosok Abdul Malik Fadjar, Pencetus Hari Buku Nasional di Indonesia Hari Buku Nasional 17 Mei, Ini Sejarah dan Alasan Diperingati Setiap Tahun