Rabu, 29/11/2017 18:46 WIB
Washington - Mantan Sekretaris Negara Amerika Serikat (AS) John Kerry mengimbau Mesir dan Israel segera membombardir Iran, sebelum proyek nuklir yang dikerjakan oleh negeri Mullah tersebut rampung.
Dikutip dari The Associated Press, dalam sambutannya di Washington Kerry mengungkapkan bahwa raja-raja dan presiden di seluruh belahan dunia memberitahu AS bahwa bom adalah satu-satunya bahasan yang dapat dimengerti oleh Iran.
Namun, hingga saat ini AS belum mau menjalankan imbauan tersebut sendirian. Sebab, Paman Sam tidak mau terjebak dalam sebuah kampanye yang nantinya akan berujung pada kritik terhadap AS.
"Kerry tidak tahu apakah Iran akan melanjutkan proyek senjata nuklirnya dalam 10 hingga 15 ke depan setelah adanya pembatasan melalui kesepakatan nuklir," tulis AP.
KPK Usut Aliran Uang Suap Pengurusan Sengketa Lahan di PN Depok
Iran dan Pakistan Bertemu Bahas Proposal Perdamaian Perang
Menlu AS Terang-Terangan Ingin Kuba Ganti Sistem Politik
Tidak hanya AS yang berencana menggempur Iran. Selasa (28/11) kemarin, Israel dikabarkan hendak bekerja sama dengan kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) untuk menghabisi para milisi Iran.
Keyword : Iran Timur Tengah ISIS Terorisme Amerika Serikat