Selasa, 28/11/2017 15:50 WIB
Batam - Komisi VII DPR RI mengusulkan agar pembangkit listrik tenaga diesel yang kecil sisa-sisa proyek Batam agar ditutup. Karena sudah sangat tidak efisien dan membebani, walaupun tidak dioperasikan setiap saat.
Pernyataan tersebut dilontarkan Anggota Komisi VII DPR Harry Poernomo usai menggelar pertemuan dengan Perwakilan Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Direksi PT. PLN (Persero), Dirut PLN Batam, Dirut PT TJK Power Batam dan Perwakilan Kementerian LHK saat Kunjungan Kerja Spesifik ke PLTU Tanjung Kasam Batam, Jum’at (24/11).
Investor Lirik Vietnam, Legislator: Kondisi di Kawasan Industri Perlu
Anggaran Bakom Pemerintah Membengkak, DPR Minta Kinerja Terukur
Komisi III Perjuangkan Tambahan Anggaran MA dan KY di APBN 2027
Keyword : Warta DPR Komisi VII DPR Kunjungan Kerja