Rabu, 15/11/2017 22:52 WIB
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menjemput paksa Ketua DPR Setya Novanto, di kediamannya, Jalan Wijaya 13 Nomor 19, Jakarta, Rabu (15/11).
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta, agar Presiden Jokowi turut bertanggungjawab. "Presiden Jokowi harus bertanggungjawab apabila hal itu terjadi," kata Fahri, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Rabu (15/11).
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Resmi Jadi Tahanan KPK
Fraksi Partai Golkar MPR Dukung Kebijakan Ekspor Satu Pintu
Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Keyword : Setya Novanto Tersangka Korupsi e-KTP KPK Golkar