Sabtu, 07/10/2017 06:50 WIB
Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri mengajak masyarakat terus melestarikan batik sebagai upaya menjaga budaya khas Nusantara. Menurut Hanif, melestarikan batik tidak hanya untuk menjaga warisan budaya, namun juga menyelamatkan ribuan tenaga kerja.
“Melestarikan batik bukan hanya menyelamatkan warisan leluhur Indonesia, namun juga menyelamatkan industri batik yang mampu menyerap ribuan tenaga kerja,” ungkap Hanif Dhakiri.
"Dari hulu sampai ke hilir, pengusahanya, UMKM, pengrajinnya, sampai karyawan dan penjualnya. Itu menyerap tenaga kerja yang jumlahnya sangat besar," kata Menaker
Menurut Menaker, agar batik bisa lestari dan industrinya bisa bersaing secara global, maka pengrajin Batik harus kreatif dan inovatif.
Sosialisasi Keuangan Haji, HNW Apresiasi Penurunan Biaya Haji
Haaland Ingin Timnya Tetap Fokus Usai Menang Lawan Arsenal
Anak Tiri Bunuh Ibunya di Tengerang, Diduga Terpengaruh Narkoba
"Kuncinya kreatifitas. Pengrajin batik harus terus inovatif menciptakan motif yang unik, yang susah ditiru. Pelaku industri batik juga harus mengedukasi masyarakat terkait jenis-jenis batik dimana ada yang dibuat dengan tangan (batik tulis), dengan cap (batik cap) atau campuran tangan dan cap (batik kombinasi) sehingga masyarakat semakin tertarik," ujarnya.
Keyword : Info Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri Menaker