Selasa, 10/10/2017 16:26 WIB
Tokyo – Jepang baru saja meluncurkan sebuah satelit GPS (global positioning system) berpresisi tinggi, Selasa (10/10). Satelit keempat tersebut akan digunakan untuk memetakan ekonomi Jepang, serta memicu tumbuhnya ekonomi baru.
Dikutip dari Reuters, satelit yang diberi nama Michibiki ini terbang dari pelabuhan ruang angkasa Tanegashima di Jepang Selatan, dengan bantuan sebuah roket H-2A, yang membutuhkan waktu 28 menit untuk mencapai orbitnya.
Dengan terbangnya Satelit Michibiki, kini Jepang memiliki empat satelit yang bergerak melewati Jepang dan Australia, dengan membentuk orbit angka delapan.
“Kemungkinan (sinyal) terputus itu kecil, sebab Jepang juga sudah menempatkan para insinyur yang disiapkan untuk mengoperasikan satelit pada April lalu,” kata Japan Aerospace Exploration Agency.
Australia-Jepang Teken Kesepakatan Kapal Perang Senilai Rp119 Triliun
Mendes Sosialisasikan Program Magang di Jepang saat Dialog dengan Siswa NTB
Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Intai Pangkalan Militer AS
Kelebihan GPS Jepang ialah dapat menemukan perangkat dalam jarak beberapa sentimeter. Ini tentu berbeda dari satelit AS yang hanya bisa menjangkau dari jarak sepuluh meter.
Rencananya, pada 2023 nanti, Jepang akan memiliki total tujuh buah satelit GPS yang mengorbit.