Senin, 02/10/2017 10:48 WIB
Jakarta - Politikus Partai Golkar menilai maraknya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bukti bahwa peran dan fungsi institusi tersebut lemah.
Penilaian itu disampaikan Ketua Komisi III DPR, Bambang Soesatyo, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Senin (2/10). Menurutnya, gencarnya OTT tersebut menunjukkan bahwa KPK telah gagal dalam melakukan pencegahan.
KPK Dapat Tambahan Rp774,31 Miliar, Anggaran 2027 Jadi Rp2,22 Triliun
KPK Sita Rp1,5 Miliar Hasil Potongan Insentif di Bappenda Kabupaten Bogor
KPK Geledah 8 Lokasi di Kalsel Terkait Korupsi Pajak
Keyword : Pansus Angket KPK Revisi UU KPK KPK