Cina Berikan Sanksi Pembatasan BBM ke Korea Utara

Sabtu, 23/09/2017 15:30 WIB

Jakarta - Pemerintah Cina akan memberikan sanksi dagang terhadap Korea Utara dengan pembatasan pasokan bahan bakar minta yang berlaku mulai 1 Oktober. Juga akan menghentikan pembelian tekstil.

Sanksi itu disampaikan Kementerian Perdagangan Cina dan khusus pembatasan gas alam cair langsung diterapkan. Dengan sikap itu, maka akan semakin mencederai ekonomi Korut, karena beberapa negara menjatuhkan sanksi beragam.

Untuk sanksi tekstil yang merupakan ekspor terbesar kedua Korea Utara, diperkirakan akan merugikan Pyongyang sebesar lebih dari US$700 juta atau Rp9,3 triliun per tahun. Karena Korut menggangap Cina sebagai  mitra dagang paling penting dan sumber pendapatan utama.

Dari sanksi itu, AFP mengabarkan,  harga bahan bakar di Pyongyang telah naik sekitar 20% selama dua bulan terakhir. "Kemarin harganya (setara dengan) Rp25.200. Hari ini US$26.600. Saya menduga harga akan naik lagi dalam waktu dekat," kata seorang petugas SPBU di Pyongyang. (bbc)

TERKINI
Terus Digempur, Beberapa Warga Gaza Terluka Akibat Serangan Drone Israel Stok Obat Habis, Sektor Kesehatan Palestina Berada di Ambang Kehancuran Tahun Ini, Alfamidi Bakal Bagikan Dividen Rp396 Miliar Fraksi Partai Golkar MPR Dukung Kebijakan Ekspor Satu Pintu