MPR Berharap Mahasiswa Makin Cinta Indonesia

Minggu, 17/09/2017 10:16 WIB

Jakarta - Wakil Sekretaris Fraksi PAN di MPR, H. Muhammad Syafrudin, ST., MM., termasuk salah satu narasumber yang sibuk kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan metode Outbound yang berlangsung 15 hingga 18 November 2017 di Palembang, Sumatera Selatan.  Keberadaannya di sana  sebagai salah seorang narasumber pada kegiatan yang diikuti oleh 100 mahasiswa ini.

Syafrudin tampak sedang memberikan pengarahan pada para mahasiswa yang sedang melakukan diskusi kelompok, sesi terakhir sebelum mengikuti kegiatan outdoor (outbound) di Hotel Grand Zuri Palembang, Sabtu sore (16/9/201).

Ditemui di tengah mahasiswa-mahasiswi berasal dari 21 kampus yang tengah melakukan kegiatan sosialisasi, Anggota Badan Pengkajian Sosialisasi Empat Pilar MPR tersebut berharap para mahasiswa memiliki kesadaran nasionalisme yang semakin kuat.

"Jadi, saya berharap pasca mengikuti kegiatan sosialisasi Empat Pilar dengan metode Outbound ini ada suatu perubahan pada generasi muda. Dampaknya, mereka lebih mencintai Indonesia-nya, lebih ber-Pancasila dan lebih memahami bagamana karateristik yang ada di Indonesia, walaupun berbeda-beda. Atau setidaknya menjadi tambahan bekal untuk menjadi pempimpin di masa depan," ujar Syaifudin di hadapan 50 mahasiswa peserta acara di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (15/9/2017).

Syaifudin mengatakan tujuan sosialisasi empat pilar MPR yang tengah dilaksanakannya untuk memperbaiki kehidupan berbangsa dan bernegara para mahasiswa. Menurutnya, sosialisasi dengan metode outbound sebagai salah satu metode dari sekian banyak cara yang dilakukan MPR.

“Tapi, kalau dilihat dari hasil yang kita harapkan tentu ada follow up yang sangat positif,” ungkapnya.

Namun, secara pribadi, Syafrudin berharap, kegiatan ini seharusnya  banyak dilaksanakan di provinsi-provinsi yang jauh dari Jakarta. Maksudnya, supaya masalah ini dilihat sebagai suatu tanggung jawab bersama, tidak hanya tanggung jawab orang orang di Jakarta saja.

“Jadi, bagaimana kita mengisi kehidupan berbangsa dan bernegara ini mencakup seluruh Indonesia,” ujar Syafrudin.

Apalagi setiap kegiatan ini melibatkan hampir semua kampus, tentu mereka (para mahasiswa) akan menceritakan kepada teman-temannya bahwa apa yang kita lihat di televisi, dan apa yang kita dengar dari sejarah adalah sama seperti ini. “Tinggal bagaimana merefleksikan apa yang didapat di sini dengan teman-temannya,” harap politisi Partai Amanat Nasional asal propinsi NTB ini.

TERKINI
Konsumsi Garam Berlebih Diduga Percepat Penurunan Daya Ingat pada Pria Program Revitalisasi Kemendikdasmen Beri Dampak Nyata di Magelang Meski IHSG Menguat, Lima Saham Ini Terkoreksi Lima Saham Topang Penguatan Bursa Pekan ini