Kuwait Tak Keluarkan Visa untuk Korut

Sabtu, 16/09/2017 20:30 WIB

Seoul - Pemerintah Kuwait memutuskan mengurangi staf diplomatik, dan berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga Korea Utara. Pernyataan itu disampaikan media berbasis Amerika Serikat, Sabtu (16/9)

Dalam laporan tersebut, Dewan Keamanan Perserikatan Bansa Bangsa (DK PBB), Kuwait memutuskan mengurangi jumlah diplomat Korea Utara di negara tersebut dari sembilan menjadi lima orang orang saat ini, menurut Voice of America (VOA).

Laporan tersebut tidak menyebutkan kapan kelima diplomat tersebut akan dikembalikan. Keputusan tersebut sejalan dengan Resolusi 2321 yang disahkan  DK PBB tahun lalu untuk menghukum uji coba nuklir kelima di Korea Utara.

Selain Kuwait juga menghentikan penerbitan visa untuk Pyongyang. Warga Korea Utara di negara Timur Tengah akan dikembalikan begitu izin tinggal mereka berakhir, menurut laporan tersebut. Saat ini, sekitar 6.000 warga Korea Utara diyakini bekerja di Kuwait.

Pada Senin, DK PBB menyetujui resolusi sanksi kesembilannya terhadap Korea Utara, kali ini sebagai tanggapan atas uji nuklir keenam dan paling kuat pada 3 September. Meski begitu, Pyongyang tetap melakukan peluncuran rudal provokasi lagi pada Jumat (15/9).

TERKINI
Kemendikdasmen Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru dan Pemerataan Akses Baleg DPR: Sinergi Lintas Kementerian Landasan Revisi UU Pemerintahan Aceh Ketua DPR: Layanan Infrastruktur Pendidikan yang Merata Hak Dasar Anak Hari Penyakit Chagas Sedunia: Kenali Ancaman `Silent` American Trypanosomia