Kim Inginkan Korut Jadi Penyeimbang Militer Amerika

Sabtu, 16/09/2017 09:20 WIB

Jakarta - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un sesumbar ingin menjadikan negaranya sebagai negara adidaya bersenjata nuklir tanpa perdulikan sanksi. Bahkan berkeinginan menyeimbangkan kekuatan Amerika Serikat.

"Sehingga Amerika tidak berani bicara soal militer. Kita jelas harus menunjukkan kepada negara adidaya dengan mewujudkan kekuatan nuklir meski mereka menerapkan blokade dan sanksi tanpa batas," kata Kim dilansir KCNA.

Kim mengatakan, tujuan akhir Korea Utara  adalah menjadi satu kekuatan keseimbangan sebenarnya dengan AS dan membuat penguasa AS tidak berani berbicara soal opsi militer.

Pernyataan itu diungkapkan saat melihat langsung peluncuran rudal. “Efisiensi dan keandalan serangan Hwasong-12 sudah terverifikasi,” kata Kim yang mengambahkan bahwa rencana kekuatan nuklir Korea Utara sudah “hampir mencapai tujuan akhir”.

Rudal yang dilesakkan itu melesat sejauh 3.700 kilometer pada ketinggian 770 km melewati Pulau Hokkaido, Jepang, dan jatuh di laut. Sejumlah ahli menyatakan, patut diwaspadai karena rudal Korut bakal sanggup mencapai Guam, wilayah AS yang berjarak sejauh 3.400 km dari Pyongyang.

Sebelumnya, dewan Keamanan telah menambah sanksi terhadap Korea Utara sebagai reaksi atas uji coba bom nuklir yang dilakukan pada 3 September. Sanksi baru itu berupa larangan ekspor tekstil dan membatasi impor minyak mentah.

TERKINI
DPR Soroti Selisih Harga BBM yang Picu Penyalahgunaan Subsidi Baleg DPR Dorong RUU Masyarakat Adat Beri Kepastian Hukum Berkeadilan KPK Cecar Anggota BPK Bobby Terkait Pengaturan Audit Muara Enim KPK Selesaikan Laporan Amplop Raja Juli, Penyidikan Kasus Tetap Jalan