Jokowi: Prestasi KPK di OTT

Jum'at, 15/09/2017 18:02 WIB

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang gencar-gencarnya melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Hal itu dinilai sebagai bentuk prestasi yang dilakukan oleh lembaga ad hoc tersebut.

Presiden Jokowi mengapresiasi institusi pimpinan Agus Rahardjo Cs itu dalam menindak tindak kejahatan korupsi. Menurutnya, sejumlah OTT tersebut sebagai bukti prestasi KPK.

"Kalau ada bukti, ada fakta hukum di situ, saya kira bagus. Prestasi KPK kan memang di OTT," kata Jokowi, seperti dilansir Antara, di sela-sela kunjungan ke Pasar Baru Banjarmasin, Jumat (15/9).

Untuk itu, Jokowi mendukung langkah KPK untuk terus mengungkap tindak kejahatan korupsi, termasuk dengan cara melakukan OTT. "Yang ketangkap ya ditangkap, ketangkap kok, asal buktinya ada," tegasnya.

Diketahui, tim Satgas KPK kembali melakukan OTT terkait tindak kejahatan korupsi. Kali ini, KPK melakukan OTT di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (14/9) malam. Dalam OTT itu, tim mengamankan sekitar lima orang dan uang yang diduga suap.

Lima orang itu terdiri dari anggota DPRD, Pejabat BUMD, serta pihak swasta. Dikabarkan, Pejabat BUMD yang diciduk dalam OTT itu Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Banjarmasin, berinisial M.

Dalam OTT ini, tim Satgas juga menyita sejumlah uang dugaan suap. Diduga, uang tersebut merupakan suap terkait pengesahan Raperda Prakarsa Kepala Daerah tentang Penambahan Penyertaan Modal Kota Banjarmasin.

Dalam pengesahan Raperda tersebut diduga terdapat kesepakatan jahat antara anggota DPRD, Dirut PDAM, dan tiga pihak swasta. "Belum dihitung‎ tuh yang pastinya berapa," ujar Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan saat dikonfirmasi.

TERKINI
Kejaksaan Tunggu Laporan Hasil Penyidikan Kasus SGD Palsu Polres Tangsel Tata Cara Sholat Istisqo Lengkap dengan Niat dan Bacaannya Ini Lima Ayat Al-Qur`an yang Menggambarkan Hari Kiamat Tiga Doa agar Tidak Menyimpan Rasa Iri Kepada Sesama Muslim