Senin, 11/09/2017 14:57 WIB
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan masyarakat tidak perlu panik soal adanya usulan dari politikus PDI Perjuangan Henry Yosodiningrat terkait pembekuan lembaga ad hoc tersebut.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta, agar Pansus Hak Angket KPK bekerja sesuai dengan konstitusi yang berlaku. Untuk itu, KPK dan masyarakat tidak perlu panik secara berlebihan.
KPK Periksa Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto
KPK Dapat Tambahan Rp774,31 Miliar, Anggaran 2027 Jadi Rp2,22 Triliun
KPK Sita Rp1,5 Miliar Hasil Potongan Insentif di Bappenda Kabupaten Bogor
Keyword : Pansus Angket KPK Revisi UU KPK KPK