Senin, 11/09/2017 11:14 WIB
Jakarta - Pemerintah China akan melarang memproduksi mobil berbahan bakar minyak (BBM) untuk menhidari pencemaran udara. Namun belum diketahui secara pasti kapan kebijakan tersebut mulai berlaku.
Wakil Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China, Xin Guobin memprediksi kebijakan tersebut akan menuai tantangan dari para produsen.
“Kami sudah memulai riset dan akan segera mentetapkan kebijakan tersebut. Meski kami sadari kebijakan ini akan membawa perubahan besar pada pegembang industri mobil,” kata Xin dikutip dari Reuters
Bukan hanya produsen, kebijakan tersebut juga akan berdampak secara signifikan terhadap industri minyak. Pasalnya negara tersebut merupakan konsumen minyak BBM terbesar ke dua dunia.
Mendes Yandri Puji Kebijakan Prabowo Tak Naikkan Harga BBM Bersubsidi
AS Desak Parlemen Taiwan Segera Sahkan Anggaran Pertahanan
AS Sanksi Kilang Minyak China usai Beli Minyak dari Iran
Di samping kebijakan tersebut, pemerintah akan meproduksi mobil eletrik yang ditargetkan pada 2025. Karena itu, Xin meminta para produsen lokal mencoba beradaptasi dan membuat strategi baru.