Jelang Idul Adha, Pastikan Hewan Qurban Sudah Tersertifikasi

Senin, 28/08/2017 15:17 WIB

Jakarta – Menjelang Hari Raya Idul Adha pada 1 September mendatang, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengimbau masyarakat teliti membeli hewan qurban. Selain bebas dari cacat fisik, calon hewan qurban harus bebas dari serangan penyakit.

“Sertifikasi sehat dari Dinas Peternakan dan atau dokter hewan setempat sangat penting untuk memberikan jaminan, bahwa hewan qurban tidak mengidap penyakit menular tertentu, seperti antraks. Selain membahayakan kesehatan hewan, juga berbahaya bagi manusia,” ujar Ketua YLKI Tulus Abadi, Minggu (27/8) di Jakarta.

Terkait penyembelihan, Tulus mengatakan hewan qurban harus dipotong oleh juru sembelih yang bersertifikat, serta dilakukan di rumah pemotongan hewan. “Usahakan hewan qurban disembelih oleh Juleha atau juru sembelih halal,” katanya.

Tulus menambahkan saat penyembelihan dilakukan, diimbau agar tidak terlihat oleh hewan lain yang belum disembelih. Hal itu, menurutnya, dapat memicu stres bagi hewan, dan berpotensi menimbulkan penyakit yang merugikan bagi kesehatan manusia.

Kemudian, Tulus juga menyoroti penggunaan plastik saat pembagian daging qurban. Masyarakat diminta meminimalisir penggunaan plastik, agar tidak menambah persoalan sampah plastik yang mencemari lingkungan.

“Jangan sekali-kali menggunakan kresek hitam untuk pembungkus daging qurban. Plastik kresek hitam dibuat dari bahan baku plastik yang sangat buruk, bersifat karsinogenik, sehingga jika terkontaminasi pada daging kurban akan berdampak buruk terhadap kesehatan manusia,” tuturnya.

TERKINI
Ilmuwan Temukan 600.000 Protein Mikroba Pemakan Plastik di Seluruh Bumi Apa Itu Super El Nino? Ini Prediksi Terbaru dan Dampaknya ke Dunia Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja?