Rabu, 23/08/2017 17:33 WIB
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk menghadiri panggilan Pansus Hak Angket DPR. Hal itu sebagai bentuk komitmen KPK taat dan tertib pada hukum.
Anggota KPK/" style="text-decoration:none;color:red;">Pansus Angket KPK, Risa Mariska mengatakan, sikap KPK yang menolak memenuhi undangan Pansus Angket DPR tentu akan menjadi catatan tersendiri bagi Pansus. Mengingat, Pansus Angket DPR berfungsi sebagai check and balances.
Terjaring OTT KPK, Harta Bupati Lombok Barat Capai Rp25,5 Miliar
KPK: OTT Bupati Lombok Barat Terkait Suap Sejumlah Proyek
KPK Tangkap 19 Orang dalam OTT Bupati Lombok Barat
Keyword : Pansus Angket KPK Kasus e-KTP KPK