Agar Tak Tercerabut dari Akar Bangsa, Sosialisasi Empat Pilar Diperlukan

Selasa, 14/05/2019 13:06 WIB

Jakarta, Jurnas.com  - Anggota MPR dari Fraksi PAN, Haeruddin mengatakan, jika sebuah bangsa tercerabut dari akarnya maka bangsa itu akan menunggu kematian. Pasalnya, bangsa ini sedang mengalami kondisi darurat narkoba.

Disebut 5 juta orang terkena obat-obat terlarang. Lima puluh orang mati dalam sehari karena narkoba. Narkoba telah membunuh generasi muda. "Mudah-mudahan yang di sini bersih dari narkoba," tegas Haeruddin.

Faktor lain yang menyebab bangsa ini tercerabut dari akarnya karena kita melupakan sejarah. Untuk menjadi sebuah negara, memerlukan waktu ratusan tahun, perlu waktu yang panjang. "Indonesia tak serta merta menjadi sebuah bangsa," ujarnya.

Haeruddin memaparkan berbagai sejarah bangsa, mulai dari jaman kerajaan nusantara hingga jaman pergerakan. Semua sejarah yang ada, mengandung dan memberikan proses penguatan nilai-nilai kebangsaan.

"Kita mudah diadu domba karena sejarah tak pernah dibuka," ujarnya. "Sosialisasi ini juga sebagai upaya agar bangsa ini tak tercerabut dari akar bangsa," tambahnya.

Makanya, katanya, kita harus bersatu untuk menghadirkan kemajuan, keadilan, dan kemakmuran. Dia  mengajak semua untuk bersyukur sebab bangsa Indonesia masih ada. Ia membandingkan dengan Uni Soviet dan Jugoslavia yang sudah bubar. "Di sana bubar karena kemakmuran dan kesejahteraan tak hadir," ungkapnya.

 

Keyword : Warta MPR

TERKINI
Ini Azab Orang yang Bermuka Dua di Hari Kiamat dalam Hadis Nabi 4 Tanda Orang yang Terjaga Imannya Menurut Hadis Rasulullah 10 Lomba 17 Agustus yang Selalu Jadi Favorit Prediksi Susunan Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam