Rabu, 16/08/2017 13:05 WIB
Jakarta - Presiden Jokowi menyampaikan bahwa sejarah kemerdekaan Indonesia merupakan pelajaran yang paling berharga. Untuk itu, sejarah harus menjadi fondasi dalam menegakkan kedaulatan bangsa dan negara ke depan.
Menurutnya, pelajaran yang sangat penting dari sejarah bangsa Indonesia adalah kemerdekaan yang bisa direbut, bisa diraih dan bisa diproklamasikan karena semua anak-anak bangsa mampu untuk bersatu.
“Kita harus menjadikan sejarah sebagai fondasi untuk menatap masa depan,“ kata Jokowi, dalam sambutannya saat sidang Tahunan MPR, di Gedung Kura-kura DPR, Jakarta, Rabu (16/8).
Modal persatuan Indonesia yang kokoh itu, kata Jokowi, harus terus dijaga, dirawat dan diperkuat. Selain itu, harus menjadi pijakan bersama dalam menghadapi ujian sejarah berikutnya yaitu memenuhi janji-janji kemerdekaan.
Legislator NasDem Sebut KemenP2MI Sigap Tangani Aduan Pekerja Migran
Berantas Rokok Ilegal Lebih Efektif Ketimbang Tambah Beban Pajak
Komisi IX Apresiasi Kinerja KemenP2MI, Dorong Penguatan Pemberantasan TPPO
"Janji kemerdekaan untuk mewujudkan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Saya percaya, tugas yang maha berat itu akan bisa kita tunaikan apabila kita semua mau bersatu, mau bekerjasama, mau kerja bersama," tegasnya.