Rabu, 16/08/2017 13:05 WIB
Jakarta - Presiden Jokowi menyampaikan bahwa sejarah kemerdekaan Indonesia merupakan pelajaran yang paling berharga. Untuk itu, sejarah harus menjadi fondasi dalam menegakkan kedaulatan bangsa dan negara ke depan.
Menurutnya, pelajaran yang sangat penting dari sejarah bangsa Indonesia adalah kemerdekaan yang bisa direbut, bisa diraih dan bisa diproklamasikan karena semua anak-anak bangsa mampu untuk bersatu.
“Kita harus menjadikan sejarah sebagai fondasi untuk menatap masa depan,“ kata Jokowi, dalam sambutannya saat sidang Tahunan MPR, di Gedung Kura-kura DPR, Jakarta, Rabu (16/8).
Modal persatuan Indonesia yang kokoh itu, kata Jokowi, harus terus dijaga, dirawat dan diperkuat. Selain itu, harus menjadi pijakan bersama dalam menghadapi ujian sejarah berikutnya yaitu memenuhi janji-janji kemerdekaan.
Kampus Inklusif Bukan Sekadar Regulasi, tapi Harus Segera Direalisasikan
Satu Abad Ponpes Gontor, HNW: Gontor Jadi Bagian Sejarah Perjalanan Bangsa
21 Korporasi Disegel, Legislator Minta Usut Tuntas Kasus Karhutla
"Janji kemerdekaan untuk mewujudkan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Saya percaya, tugas yang maha berat itu akan bisa kita tunaikan apabila kita semua mau bersatu, mau bekerjasama, mau kerja bersama," tegasnya.