Ketua MPR: Masa 71 Tahun Merdeka Masih Ribut soal SARA

Rabu, 12/07/2017 13:53 WIB

Jakarta - Simposium nasional MPR dalam rangka mengingatkan kembali arti pentingnya pembukaan UUD 1945 dan Pancasila sebagai dasar negara.

Demikian disampaikan. Ketua MPR Zulkifli Hasan, dalam acara Simposium Nasional  MPR dengan tema "Perekonomian Nasional dan Kesejahteraan Sosial Berdasarkan UUD NKRI tahun 1945", di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (12/7).

Menurutnya, simposium ini penting untun dilakukan untuk mengingatkan kembali tujuan Indonesia merdeka, berbangsa, bernegara.

"Masa kita sudah 71 tahun merdeka masih ribut soal suku, soal agama, kelompok golongan (SARA). Masih ribut soal mendukung ini, pancasilais itu tidak pancasilais, masa masih ribut terus soal yang sudah selesai 71 tahun yang lalu," kata Zulkifli.

Sementara, kata Zulkifli, kekayaan alam Indonesia habis tanpa ada kontrol. Untuk itu, ia mengajak kepada seluruh warga negara kembali kepada nilai-nilai tujuan Indonesia merdeka.

"Siapa yang mengelola kan mesti kita lihat. Kemudian kesenjangan tadi kita bahas juga penguasaan lahan itu perlu. Maka mari kita kembali kepada nilai-nilai tujuan Indonesia merdeka inilah tujuan simposium diadakan kita manggil pakar yang paham soal ini," katanya.

Keyword : Warta MPR

TERKINI
Mode Nostalgia, Mengenang Motor Bekennya Remaja Era 90 dan Awal 2000-an BP BUMN Bakal Rampingkan 44 Entitas Usaha PLN menjadi 23 Teliti sebelum Membeli Ban, Kode Rahasia Ini Mesti Kamu Pahami Hari Ini, Harga Cabai Rawit Tembus Rp92.250 per Kilogram