China Bangun Pangkalan Militer di Djibouti

Rabu, 12/07/2017 08:04 WIB

Zhanjiang - Kapal yang membawa personil militer China menuju pangkalan luar negeri pertama Beijing, di Djibouti, Afrika, telah meninggalkan China unutk segera mendirikan fasilitas tersebut.

China memulai pembangunan basis logistik di Djibouti yang notabene berada di lokasi yang strategis itu tahun lalu. Rencananya pangkalan itu akan digunakan untuk menyuplai angkatan laut, yang mengambil bagian dalam misi penjaga perdamaian dan kemanusiaan di lepas pantai Yaman dan Somalia.

Ini akan menjadi pangkalan angkatan laut pertama China di luar negeri, meskipun Beijing menyebutnya sebagai fasilitas logistik. Xinhua melansir, pada Selasa malam lalu, kapal tersebut telah berangkat dari Zhanjiang di China Selatan "untuk mendirikan basis dukungan di Djibouti".

Komandan angkatan laut Shen Jinlong, membaca perintah untuk membangun pangkalan di Djibouti. Ia tidak mengatakan secara detail kapan pangkalan itu akan mulai beroperasi secara formal.

Pembentukan basis tersebut diklaim sebagai keputusan yang dibuat oleh kedua negara setelah perundingan ramah, dan sesuai dengan kepentingan rakyat besama, dari kedua belah pihak.

"Pangkalan itu akan memastikan kinerja misi China, seperti mengawal, menjaga perdamaian dan bantuan kemanusiaan di Afrika dan Asia barat," ujarnya. Shen Jinlong menambahkan, pangkalan itu juga akan digunakan untuk tugas luar negeri seperti kerja sama militer, latihan gabungan, pengungsian, dan melindungi laut China serta penyelamatan darurat, "pangkalan itu juga menjaga keamanan laut internasional."

Djibouti yang kira-kira seukuran Wales, terletak di pintu masuk selaan Laut Merah. Negara kecil yang berada diantara Ethiopia, Eritrea dan Somalia, itu juga menjadi tuan rumah bagi pangkalan AS, Jepang, dan Prancis.

Ada spekulasi yang menyatakan bahwa China juga akan membangun pangkalan lain di Pakistan, namun ditolak oleh pihak pemerintah yang bersangkutan.

TERKINI
Ibas: Patriotisme Ekonomi Harus Dibangun di Atas Etika dan Kepercayaan DPR Kawal Pengembalian 83,26 Hektare Lahan Padang Halaban ke Warga Kemendikdasmen Targetkan Revitalisasi 71 Ribu Sekolah Tahun Ini Menag Dorong Pesantren Jadi Motor Perubahan Bangsa