Sabtu, 08/07/2017 17:13 WIB
Seoul - Militer Amerika Serikat dan Korea Selatan melakukan latihan penembakan amunisi aktif saat melangsungkan unjuk kekuatan di udara perbatasan Korea Utara. Ini dilakukan setelah Korea Utara meluncurkan rudal balistik antarbenua (ICBM).
Militer udara Amerika dan Korsel terbang dari pangkalannya di Guam dan sekaligus melakukan simulasi penghancuran rudal musuh dan fasilitas bawah tanah. Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in mengatakan bahwa uji coba tersebut mengindikasikan kecepatan yang lebih cepat dari perkiraan program ICBM negara berpaham komunis itu.
Tepis Tuduhan Ancaman Siber dari AS, Korut: Tidak Logis
Jaringan Listrik Kolaps Lagi, Kuba Dilanda Pemadaman Total Nasional
Militer AS Klaim Berhasil Gagalkan Serangan Mendadak Iran
Keyword : Korea Utara Rudal Balistik Amerika