Sabtu, 08/07/2017 17:13 WIB
Seoul - Militer Amerika Serikat dan Korea Selatan melakukan latihan penembakan amunisi aktif saat melangsungkan unjuk kekuatan di udara perbatasan Korea Utara. Ini dilakukan setelah Korea Utara meluncurkan rudal balistik antarbenua (ICBM).
Militer udara Amerika dan Korsel terbang dari pangkalannya di Guam dan sekaligus melakukan simulasi penghancuran rudal musuh dan fasilitas bawah tanah. Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in mengatakan bahwa uji coba tersebut mengindikasikan kecepatan yang lebih cepat dari perkiraan program ICBM negara berpaham komunis itu.
AS Klaim telah Sita Hampir 500 Juta Dolar Aset Kripto Iran
Hari Jazz Internasional Setiap 30 April: Ini Sejarah, Makna, dan Tujuannya
Korut Resmikan Museum Prajurit Korban Perang Rusia vs Ukraina
Keyword : Korea Utara Rudal Balistik Amerika