Rabu, 05/07/2017 21:33 WIB
Hanoi - Vietnam sukses mengembangkan industri pariwisata. Baru enam bulan, sudah ada 6,2 juta turis asing yang berkunjung ke negara itu. Terjadi peningkatan sebesar 30,2 persen untuk periode yang sama dengan pemasukan sebesar 11,5 miliar dolar AS.
Menurut Direktur Jenderal Badan Pariwisata Nasional Vietnam Nguyen Van Tuan, enam bulan pertama tahun ini merupakan periode peningkatan kualitas industri pariwisata nasional.
Pada awal 2017, Partai Komunis Vietnam menurut Tuan mengeluarkan Resolusi 08-NQ/TW mengenai pembangunan pariwisata dengan sasaran untuk menjadikan turisme sebagai ujung tombak pertumbuhan ekonomi.
Pada Juni lalu, Dewan Nasional menyetujui revisi Undang-Undang Pariwisata yang bertujuan untuk memfasilitasi pembangunan pariwisata.
Wisman Meningkat, Menpar Sebut Pariwisata RI di Jalur Pertumbuhan Positif
Legislator PDIP Desak Kemenpar Ukur Daya Saing Pariwisata RI di ASEAN
Legislator PDIP: Tiket Pesawat Mahal Hambat Pariwisata dan Ekonomi Rakyat
Vietnam juga menjadi tuan rumah Pertemuan Tingkat Tinggi Mengenai Pariwisata Berkelanjutan di Kota Ha Long di propinsi Quang Nihn, yang menjadi salah satu pusat promosi wisata negara itu.
Selama periode enam bulan pertama, sektor pariwisata fokus pada peningkatan kualitas layanan, manajemen perjalanan dan pemandu wisata.
Beberapa proyek baru dari investor strategis telah rampung dan mulai beroperasi secara nasional, sehingga ikut membantu meningkatkan kapasitas layanan.
Pemerintah Vietnam juga berencana untuk mengembangkan beberapa bandara untuk memenuhi tingginya permintaan pengunjung.
Pada Februari 2017, pemerintah mulai memberlakukan visa online bagi warga dari 40 negara, serta memutuskan untuk memperpanjang visa bagi turis dari Inggris, Prancis, Jerman, Spanyol, Italia dan Belarusia. Ant
Keyword : Vietnam turis asing pariwisata