Selasa, 04/07/2017 12:01 WIB
Pyongyang - Menjelang konferensi Grup 20 atau G20 2017 di Hamburg, Jerman pada 7 Juli mendatang, Korea Utara diketahui melakukan uji coba rudal di wilayah bagian barat negara tersebut.
Rudal Korut terbang sejauh 930 kilometer selama 40 menit, sebelum akhirnya mendarat di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang. Pemerintah Jepang kabarnya mengajukan protes atas tindakan yang digolongkan sebagai kekerasan oleh Dewan Keamanan PBB tersebut.
"Pemimpin dunia akan berkumpul dalam pertemuan G20. Saya akan mengumpulkan komunitas internasional untuk membahas isu Korea Utara ini," kata Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Selasa (4/7).
Dikutip dari Reuters, ini adalah kali keempat Korut meluncurkan rudal sejak Presiden Korea Selatan Moon Jae-in naik tahta pada Mei lalu. Moon menegaskan penggunaan dialog demi meredam ketegangan kedua negara.
FIFA Rilis Tambahan Tiket Piala Dunia, Babak Final Tembus Rp188 Juta!
Soroti Ancaman Nuklir di Asia-Pasifik, Indonesia Dorong Implementasi TPNW
Australia-Jepang Teken Kesepakatan Kapal Perang Senilai Rp119 Triliun
Senada dengan pernyataan Abe, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga menyindir pemimpin Korut Kim Jong-un lewat akun Twitter resminya.
"Korea Utara lagi-lagi meluncurkan rudal. Apakah pria ini (Kim Jong-un) punya hal baik yang bisa dilakukan untuk hidupnya?" tulis Trump.
Keyword : Korea Utara Jepang Amerika Serikat Nuklir