Sabtu, 01/07/2017 09:41 WIB
Beijing - China dengan tegas menentang tentara Amerika Serikat, yang menjual senjata ke Taiwan, dan mendesak negara itu agar menghentikan kesepakatan senjata dengan Taiwan.
Juru bicara Kementrian Luar Negeri Lu Kang mengataan di sebuah konferensi pers harian, bahwa Taiwan adalah bagian China yang tak dapat dipisahkan, dan penjualan senjata AS ke Taiwan jelas telah melanggar hukum internasional, norma dasar hubungan internasional yang tentunya merugikan kedaulatan China.
Dia menambahkan bahwa pemerintah serta rakyat China bertekad untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial, serta menentang campur tangan asing.
Xinhua melansir, Departemen Luar Negeri AS pada Kamis kemairn menyetujui penjualan senjata ke Taiwan sebesar 1,4 miliar dolar setara Rp186 triliun. Itu adalah kesepakatan pertama sejak Presiden AS Donald Trump menjabat.
China Panggil Dubes Filipina Buntut Insiden Laut China Selatan
Menlu se-ASEAN Prihatin Konflik Timur Tengah Terus Berlanjut
10 Orang Tumbang Akibat Penembakan Massal di Area Padat Penduduk
"Kami mendesak Amerika Serikat untuk menghentikan tindakan yang keliru, agar tidak mempengaruhi kerja sama bilateral, " ujar Lu.
Lu meminta agas AS menghormati komitmennya itu, dan segera menghentikan kesepakatan senjata dengan Taiwan, untuk menghindari kerusakan hubungan yang lebih lanjut pada hubungan kedua negara.
Keyword : China Amerika Serikat Taiwan