Jum'at, 30/06/2017 08:04 WIB
Jakarta - Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley mengatakan dalam kesaksian di depan komite Dewan Perwakilan Rakyat AS pada Selasa (27/6) belum melihat adanya pelanggaran oleh Iran mengenai kesepakatan nuklirnya dengan kekuatan utama, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama.
"Dengan mengacu pada Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), kami tidak menemukan adanya pelanggaran," kata Haley dikutip dari Financial Tribune pada Kamis (29/6)
Meski begitu, kata Haley, membuat kesepakatan dengan Iran hanya menunda apa yang akan terjadi pada akhirnya. Mereka (Iran) akan melanjutkan kemampuan nuklirnya, sementara kami hanya mendanai mereka untuk melakukannya, Sputnik melaporkan.
Kesepakatan 2015, yang ditandatangani oleh Iran dan enam negara lainya, AS, Rusia, China, Prancis dan Inggris ditambah Jerman memberikan sanksi kepada Iran dengan imbalan pembatasan kerja nuklirnya.
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait
Presiden Lebanon: Iran Gunakan Lebanon sebagai Alat Tawar Menawar
IAEA Sebut Serangan Iran ke Nuklir UEA Ancam Keselamatan
Pada Mei, administrasi Donald Trump, seorang kritikus vokal dari kesepakatan tersebut, memutuskan tetap berpegang pada kesepakatan tersebut dengan Iran oleh pendahulunya Barack Obama dan memperpanjang pengabaian sanksi tersebut.
Keyword : Kesepakatan Nuklir Iran Amerika Serikat