Rabu, 28/06/2017 19:03 WIB
Washington - Amerika Serikat menerima informasi adanya kegiatan di lapangan terbang Shayrat di Suriah yang diduga menjadi rencana persiapan serangan kimia. Dan Amerika meminta Damaskus membatalkannya.
Mendapat kabar itu, Rusia sebagai pendukung utama Presiden Suriah, Bashar al Assad, langsung meresponnya dengan mengencam tudingan Amerika tersebut.
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait
Senat AS Sahkan Anggaran Imigrasi Ala Trump Rp1.268 T
Tok! Parlemen AS Sepakat Hentikan Aksi Militer terhadap Iran
Keyword : Krisis Suriah Amerika Serikat Rusia