Ribuan Orang Meriahkan festival Dark Mofo di Australia

Rabu, 21/06/2017 10:59 WIB

Hobart - Sebanyak 1.020 orang berkumpul saat fajar untuk menandai titik balik matahari musim dingin dengan berenang di sungai Derwent sebagai bagian dari festival seni Dark Mofo. Peserta antusias mengikuti acara itu pasalnya suhu air di sungai tersebut lebih hangat dibanding di luar.

Ribuan pserta tersebut membuat panitia kewalahan lantaran biasanya penyelenggara hanya menyediakan handuk dalam jumlah ratusan tapi ternyata tahun ini jumlah peserta lebih seribu orang, sehingga banyak yang tidak kebagian handuk.

Dark Mofo merupakan ritual tahunan di Hobart Australia. festival tersebut diadakan pertama kalinya di tahun 2013.Tahun ini, para peserta terjun ke air dengan suara drum dan simbal yang dimainkan oleh komunitas Tionghoa untuk merayakan kembalinya cahaya di Hobart, Australia.

Dilansir dari The Guardian, acara terakhir dalam festival itu diisi dengan penampilan oleh Pussy Riot, karya seni berdarah kontroversial oleh seniman Austria Hermann Nitsch, sebuah instalasi suara tujuh menit yang berdering di Hobart pada waktu fajar.

TERKINI
Awalnya Diabaikan, Fosil Tengkorak Hancur Ini Kini Ubah Sejarah Dinosaurus Pansus RUU HPI DPR Bahas Nasib Pekerja Migran Rukun Haji yang Tidak Boleh Dilewatkan, Apa Saja? DPR RI Dorong Pemerintah Mitigasi Kenaikan Harga BBM