Pria Kenakan Rompi Berpeledak Ditembak Polisi Belgia

Rabu, 21/06/2017 05:16 WIB

Jakarta - Seorang pria yang diduga pelaku ledakan di Stasiun Pusat Brussel, ditembak aparat keamanan Belgia yang sedang berpatroli. Pasalnya, pria tersebut mengenakan rompi yang dianggap bisa meledak.

Saksi mata mengatakan, belum tahu pria itu tewas atau tidak. Kata saksi itu dilansir media lokal, pria itu sempat berteriak "Allahu Akbar" sebelum ledakan kecil terjadi. Aparat keamanan berlarian dan melihat ada untaian kabel dari tubuh pria tersebut dan kemudian ditembaknya.

Sempat terjadi ledakan, namun dianggap kecil. Kepolisian langsung menetralisir keadaan dan akhirnya bisa dikendalikan.  Melalui akun Twitter resmi milik Perdana Menteri Belgia,  Charles Michel mengimbau warga untuk mengikuti instruksi dari pihak berwenang.

Sedangkan kepolisian mengatakan, terdapat sebuah kecelakaan di Stasiun Pusat. "Ada sebuah ledakan di sekitar satu orang. Orang itu dinetralkan oleh aparat yang ada di tempat kejadian. Saat ini, ada banyak polisi di stasiun itu dan semuanya berada di bawah kendali,” ujar kepolisian.

TERKINI
Ngenes! 5 Pemain Bintang Ini Belum Pernah Juara Piala Dunia Rutin Bersepeda Bisa Kurangi Risiko Kanker dan Stroke, Benarkah? Hari Sepeda Sedunia Setiap 3 Juni, Ini Sejarah hingga Tujuannya Ini Asal Usul Penamaan Kota Bogor yang Jarang Diketahui