AS Bantah Terlibat Serangan Israel di Suriah

Rabu, 16/07/2025 11:15 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Seorang pejabat pertahanan Amerika Serikat pada Selasa (15/7) membantah keras laporan media Israel yang menyebut serangan udara terbaru Israel di Suriah dilakukan atas koordinasi dengan AS.

"AS tidak terlibat dalam serangan itu," tegas pejabat tersebut kepada kantor berita Turki, Anadolu. "Untuk lebih jelasnya, silakan hubungi IDF (tentara Israel)."

Pembantahan ini muncul setelah jet-jet tempur Israel kembali melancarkan serangan udara ke wilayah barat daya Suriah pada hari yang sama.

IDF (Tentara Pertahanan Israel) menyatakan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memerintahkan serangan terhadap pasukan dan kendaraan militer Suriah di Suwayda.

"Beberapa kendaraan tempur lapis baja yang terdiri dari tank, APC, dan MLRS, serta jalur akses diserang untuk mengganggu konvoi menuju wilayah itu," jelas militer Israel.

Serangan ini terjadi tak lama setelah Menteri Pertahanan Suriah, Murhaf Abu Qasra, mengumumkan gencatan senjata penuh di Suwayda pada Selasa pagi, menyusul negosiasi dengan para pemimpin masyarakat lokal.

Kantor berita Suriah, SANA, melaporkan bahwa militer Suriah mulai menarik kendaraan tempur dari Suwayda dan bersiap menyerahkan tanggung jawab keamanan kepada pasukan keamanan internal.

Sebelumnya, pada Senin, Kementerian Dalam Negeri Suriah melaporkan bahwa lebih dari 30 orang tewas dan hampir 100 lainnya terluka dalam bentrokan sengit antara petempur suku Badui dan milisi Druze di Suwayda. (ANT)

TERKINI
Polisi Siapkan 4.576 Personel Gabungan Amankan Demo di Jakarta Studi: Alam Semesta Mengembang Lebih Cepat, Energi Gelap Masih jadi Misteri Kenapa Kelahiran Nabi Muhammad Tidak Jadi Penanda Tahun Baru Islam? Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Tak Ada Perbaikan pada Sistem