Rabu, 09/07/2025 14:40 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia kembali menyisakan tantangan besar bagi warga, salah satunya membersihkan rumah yang kotor akibat terendam air. Lumpur, sampah, dan bau tak sedap kerap membuat pemilik rumah kewalahan.
Lebih lanjut, gar proses pembersihan lebih mudah dan aman.
Sebelum masuk ke rumah, pastikan aliran listrik telah diputus untuk menghindari risiko tersengat. Hubungi petugas PLN atau teknisi listrik jika perlu memeriksa instalasi listrik yang basah.
2. Gunakan Perlengkapan Pelindung Diri (APD)Kenakan sarung tangan, masker, dan sepatu bot untuk melindungi diri dari lumpur, air kotor, atau sisa-sisa bahan kimia yang terbawa banjir. Hindari kontak langsung dengan air banjir yang bisa mengandung bakteri.
Kuala Lumpur dan Petaling Jaya Terendam usai Hujan Lebat
Penumpang Bagikan Kesaksian Insiden Delay Bagasi Parah di KLIA
Insiden Delay Bagasi Parah di Bandara KLIA, Menteri Panggil Pengelola
Pisahkan perabotan yang masih bisa diselamatkan dan yang sudah tidak layak pakai. Barang-barang seperti kasur, karpet, dan sofa busa yang basah terlalu lama sebaiknya dibuang karena bisa menjadi sarang jamur dan bakteri.
4. Bersihkan Lumpur dan Air Genangan Secepat MungkinSegera keluarkan sisa air dan lumpur dari dalam rumah menggunakan alat seperti sekop, pel karet, atau penyedot air. Semakin lama dibiarkan, semakin sulit dibersihkan dan berisiko merusak struktur rumah.
Setelah pembersihan fisik, bersihkan lantai dan dinding dengan larutan disinfektan atau cairan antiseptik untuk membunuh kuman dan mencegah penyebaran penyakit.
6. Keringkan dan Angin-anginkan Rumah Secara MenyeluruhBuka seluruh jendela dan pintu agar rumah cepat kering. Gunakan kipas angin atau pengering ruangan untuk mempercepat proses pengeringan, terutama di area lembap.