Jum'at, 27/06/2025 13:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Mempunyai rumah sendiri merupakan dambaan bagi banyak orang, termasuk generasi Z. Namun, realita di lapangan tak selalu mudah. Kenaikan harga hunian dan pendapatan yang masih sebatas UMR kerap menjadi hambatan utama.
Lebih lanjut, impian tersebut bukan hal yang mustahil. Dengan pengelolaan keuangan yang bijak dan strategi cerdas, generasi muda tetap punya peluang untuk mewujudkan kepemilikan rumah pertama mereka.
Langkah pertama adalah menetapkan prioritas dalam pengeluaran. Jika memiliki rumah menjadi tujuan utama, kurangi pengeluaran yang tidak penting, seperti belanja konsumtif atau hiburan yang berlebihan. Tentukan target rumah yang ingin dibeli, termasuk lokasi dan kisaran harga. Dengan tujuan yang jelas, Anda dapat lebih fokus mengatur keuangan untuk mencapainya.
2. Sisihkan Tabungan Khusus untuk DP (Down Payment)Down payment atau uang muka adalah salah satu hambatan terbesar dalam membeli rumah, terutama bagi mereka yang bergaji UMR. Mulailah menyisihkan sebagian dari penghasilan Anda setiap bulan ke dalam tabungan khusus. Idealnya, alokasikan sekitar 20–30% dari penghasilan untuk tabungan DP. Pilih metode tabungan otomatis atau investasi rendah risiko untuk membantu mengumpulkan dana lebih cepat.
Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui
Kebiasaan Buruk yang Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah
Berbagai Manfaat Berjemur di Pagi Hari untuk Tubuh Anda
Pemerintah menyediakan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk mereka yang bergaji UMR. Program ini menawarkan suku bunga rendah dan uang muka yang lebih terjangkau. Cari informasi tentang KPR subsidi di daerah Anda, dan pastikan Anda memenuhi persyaratannya.
4. Cari Rumah di Lokasi yang SesuaiHarga rumah sangat bervariasi tergantung lokasi. Untuk Gen Z yang bergaji UMR, pertimbangkan membeli rumah di pinggiran kota atau kawasan berkembang yang harganya lebih terjangkau. Meski jauh dari pusat kota, lokasi ini sering kali memiliki potensi investasi yang baik karena nilai propertinya cenderung meningkat seiring waktu.
Jika membeli rumah secara mandiri terasa sulit, Anda bisa mempertimbangkan untuk berbagi kepemilikan dengan anggota keluarga atau teman terpercaya. Dengan cara ini, beban finansial untuk membeli rumah dapat dibagi, sehingga lebih ringan. Pastikan untuk membuat perjanjian tertulis yang jelas untuk menghindari konflik di masa depan.
6. Tambahkan Penghasilan TambahanUntuk mempercepat pencapaian tujuan memiliki rumah, carilah peluang untuk menambah penghasilan. Anda bisa mencoba pekerjaan sampingan seperti freelance, bisnis online, atau investasi kecil-kecilan. Pendapatan tambahan ini bisa langsung dialokasikan untuk tabungan DP atau cicilan rumah di masa depan.