Mendes Apresiasi Desa Kemiri Berhasil Gunakan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan

Kamis, 26/06/2025 21:52 WIB

Malang, Jurnas.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengapresiasi Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Rukun Jaya Makmur Desa Kemiri yang berhasil menggunakan dana desa untuk ketahanan pangan.

Menurutnya, dua puluh persen alokasi dana desa yang dialokasikan untuk ketahanan pangan memang harus digunakan untuk produktivitas ekonomi, sehingga dana yang digunakan tidak sekali pakai langsung habis.

“Ini yang saya maksud 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan itu dibeginikan. Jadi jangan sekali pakai, kalau ini kan diputar. Ini bisa menyerap tenaga kerja, bisa menghasilkan uang, memperindah desa, pemberdayaan masyarakat, banyak manfaatnya,” ungkap Mendes Yandri.

“Jadi ini salah satu desa ketahanan pangan, bagus ini untuk menyambut program Makan Bergizi Gratis, untuk ketersediaan bahan dan keterjangkauan harga juga bagus ini,” sambungnya saat panen cabai perdana di Desa Kemiri, Kabupaten Malang, Kamis (26/6/2025).

Mendes Yandri juga mengapresiasi BUM Desa Rukun Jaya Makmur Kemiri yang menggunakan cara tumpang sari dalam bercocok tanam. Di lahan yang digunakan oleh BUM Desa Rukun Jaya Makmur, setidaknya ada empat jenis tanaman yang ditanam dalam satu lahan di waktu yang sama.

Sistem ini dilakukan untuk memanfaatkan lahan secara lebih efisien, meningkatkan hasil panen, mengurangi risiko gagal panen, dan meningkatkan pendapatan petani dan diyakini dapat meningkatkan produktivitas lahan dan pendapatan petani.

“Ini inovasi yang luar biasa, tumpang sari jeruk, cabai rawit, pokcoy sama bawang merah. Ini belum ada di tempat lain. Dan Pak Kades sudah melakukannya dengan dana desa melalui BUM Desa,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sebelum melakukan panen cabai perdana di Desa Kemiri, Mendes Yandri beserta rombongan juga melakukan petik kopi di Desa Kemiri.

Turut mendampingi Mendes Yandri dalam kegiatan ini yaitu Dirjen Pembangunan Desa dan Pedesaan Kemendes PDT Nugroho Setijo Nagoro, Staf Khusus Menteri Muhammad Afifuddin Zamroni dan Tenaga Ahli Mendes PDT Zainuddin Maliki.

TERKINI
Ditjen GTK Luncurkan Buku Saku 7 KAIH bagi Guru PAUD 10 Rekomendasi Film Horor Berlatar Kereta Api yang Wajib Kamu Tonton 5 Stasiun Kereta Paling Angker di Indonesia, Berani Datang? TPG Cair Bulanan, Bantu Kesejahteraan Ekonomi Guru