Selasa, 24/06/2025 10:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pada Selasa (24/6) pagi sekitar pukul 05.00 waktu setempat, pemukim Israel dikejutkan oleh peringatan serangan rudal dari yang diklaim Iran. Sirene peringatan berbunyi di berbagai wilayah, terutama di wilayah utara dan gurun al-Naqqab.
Menurut laporan media lokal Israel, tidak ada kerusakan atau korban jiwa yang tercatat dalam serangan awal tersebut.
Namun, beberapa menit kemudian, Komando Front Dalam Negeri Israel mengeluarkan peringatan baru terkait serangan susulan yang menyasar wilayah tengah, termasuk Tel Aviv dan al-Quds.
Rekaman dampak ledakan mulai beredar luas, salah satunya memperlihatkan titik jatuh rudal di kawasan Bir al-Sabe`, gurun al-Naqqab.
Trump Instruksikan untuk Blokade Lebih Lanjut Terhadap Iran
Trump Klaim Iran Nyaris Runtuh, Minta Segera Buka Blokade
Arkeolog Prancis Pecahkan Misteri Tulisan Kuno Iran 4.000 Tahun
Media Israel melaporkan bahwa sebuah gedung berlantai tujuh terkena hantaman langsung, menyebabkan kerusakan besar di sekitarnya.
Militer Israel menyatakan bahwa tim pencarian dan penyelamatan telah dikerahkan ke beberapa lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat.
Serangan ini terjadi di tengah klaim Presiden AS Donald Trump bahwa telah dicapai kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Israel.
Akan tetapi dikutip dari englishalmayadeennet, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Aragchi membantah kabar tersebut.
Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan melancarkan serangan tambahan kecuali mendapat serangan lebih dulu.
Meski begitu, Aragchi menyebut bahwa keputusan akhir terkait penghentian operasi militer masih akan dibahas lebih lanjut.