Kamis, 19/06/2025 13:17 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menetapkan status kesiagaan di Kedutaan Besar RI di Teheran menjadi siaga I, menyusul memanasnya konflik antara Iran dan Israel dalam dua hari terakhir.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan rencana evakuasi terhadap 380 warga negara Indonesia (WNI), yang berada di Iran. Adapun proses evakuasi hanya akan dilakukan melalui jalur darat.
"Pesawat tidak bisa ke sana. Satu-satunya jalur darat," kata Sugiono sebagaimana dilansir dari laman ANTARA, pada Kamis (19/6).
Situasi di Iran kian tidak kondusif karena adanya aksi saling berbalas serangan dengan Israel. Karena itu, Kedubes RI di Teheran diminta melakukan asesmen terhadap rencana evakuasi dan menjalankan upaya kontigensi.
Kejar Swasembada Energi, Menlu RI Dorong Kerja Sama Nuklir dengan Rusia
8 Finalis Youth ESG Maritime 2026 Beradu Inovasi di Penjurian Akhir
Menlu Kecam Kekerasan Terhadap Relawan GSF
"Kami juga sudah melakukan komunikasi dengan negara tetangga Iran memohon supaya pada saat terjadi evakuasi nanti warga negara kita diberi kemudahan melewati perbatasannya, karena situasinya juga yang semakin tidak menguntungkan," ujar Menlu.
Guna membahas perkembangan perang Iran-Israel, menteri luar negeri negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam akan melakukan konferensi darurat pada Sabtu ini, di Istanbul, Turki.
Sebagaimana diketahui, Iran dan Israel saling berbalas serangan. Media Iran melaporkan jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel di Teheran menewaskan 585 orang. Sementara 1.326 lainnya mengalammi cedera.
Sementara serangan rudal Iran ke Israel mengakibatkan 24 orang tewas dan 500 lainnya luka-luka.