Selasa, 17/06/2025 15:29 WIB
JAKARTA - Pesawat Saudia Airlines SV-5726, Selasa (17/6/2025), PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melakukan prosedur kontingensi dalam penanganan ancaman keamanan dan keselamatan.
Pesawat tersebut berangkat dari Jeddah, Arab Saudi, dengan tujuan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang.
Saat diketahui terdapat ancaman keamanan dan keselamatan, pilot memutuskan untuk mengalihkan pendaratan ke bandara terdekat.
PGS. Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Anak Agung Ngurah Pranajaya mengatakan, “Seluruh bandara InJourney Airports siap menangani keadaan darurat keamanan atau emergency . Bandara terdekat saat Saudia SV-5726 melintas adalah Bandara Kualanamu. Pesawat tersebut kemudian melakukan pendaratan di Bandara Kualanamu sekitar pukul 10.44 WIB untuk menjalankan prosedur keamanan dan keselamatan.”
Potensi Macet Imbas Demo Mahasiswa, Hindari 4 Ruas Jalan Ini
Peneliti Temukan Pohon Tertinggi di Asia Timur, Tingginya Capai 84,1 Meter
Legislator PDIP Kritisi Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?
Di saat bersamaan, Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu mengaktifkan Emergency Operation Center (EOC) terdiri dari unsur Komite Keamanan Bandar Udara (Airport Security Committee) untuk memastikan prosedur Airport Contingency Plan berjalan baik dan sesuai ketentuan.
“Fokus utama setiap saat adalah memastikan keselamatan dan keamanan seluruh penumpang dan juga pengguna jasa bandara,” ujar Anak Agung Ngurah Pranajaya.
Keyword : Pesawat saudi ancaman bom InJourney Airports