Hariff Defense dan PT Dahana Jalin Kerja Sama Perkuat Teknologi Pertahanan Nasional

Jum'at, 13/06/2025 13:46 WIB

Jakarta, Jurnas.com - PT Hariff Dipa Persada (Hariff Defense), perusahaan teknologi pertahanan swasta nasional dan PT Dahana, BUMN pertahanan Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama nota kesepahaman (MoU) dalam ajang Indo Defence yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

President Director, PT Hariff Dipa Persada (Hariff Defense) menjelaskan, kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang teknologi bahan peledak dan otomatisasi sistem peledakannya.

“Salah satu teknologi yang tengah dikembangkan bersama adalah Senjata Lawan Tank (SLT) Latih—sistem senjata berukuran kecil dan ringan yang dirancang untuk keperluan pelatihan militer. Roket SLT ditembakkan melalui peluncur (launcher) yang dapat digunakan berulang kali, menjadikannya solusi yang efisien untuk latihan tembak,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (13/6).

Dia menjelaskan, SLT Latih telah menunjukkan performa menjanjikan dengan kemampuan melaju lurus hingga 600 meter, melebihi ekspektasi awal. Pengembangan produk ini kedepannya adalah Guided Missile sebelum menjadi Smart Missile buatan Indonesia.

“Penandatanganan MoU yang dilaksanakan di booth PT Dahana, menjadi cerminan komitmen Hariff Defense untuk terus berkontribusi dalam pembangunan kekuatan pertahanan nasional melalui kolaborasi strategis lintas sektor,” ucapnya.

“Di mana Hariff Defense (PT.Hariff Dipa Persada) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang sistem kontrol, telekomunikasi, dan teknologi pertahanan, sedangkan Dahana bergerak di bidang bahan layanan bahan peledak terpadu,” imbuh Adi.

Dia menjelaskan, kolaborasi ini mencerminkan bahwa para anak bangsa berkomitmen penuh untuk memperkuat pertahanan nasional lewat sinergi antara perusahaan swasta nasional dan BUMN.

Lebih jauh Adi mengatakan bahwa melalui MoU ini, kedua perusahaan berkomitmen untuk menciptakan ekosistem industri pertahanan yang mandiri, aman, dan berkelanjutan.

“Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi awal dalam pengembangan teknologi bahan peledak yang lebih canggih, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia nasional guna menghadapi tantangan strategis pertahanan di masa mendatang,” tutupnya.

Diketahui bahwa Hariff Defense (PT Hariff Dipa Persada) merupakan perusahaan nasional yang bergerak di bidang sistem kontrol, telekomunikasi, dan solusi teknologi pertahanan.

Dikenal dengan motonya, "Determination on Technology, Proven", PT Hariff telah menjadi mitra strategis bagi berbagai instansi pertahanan dan pemerintah dalam pengembangan solusi teknologi yang andal dan adaptif.

 

 

 

TERKINI
Trump Sebut Perang dengan Iran akan Segera Berakhir Hukum Mencuri karena Kelaparan, Apakah Diperbolehkan dalam Islam? Komisi X: Pendidikan Tinggi Hak Seluruh Warga, Bukan Privilese Luis Enrique Puji Mentalitas PSG Usai Lolos ke Semifinal Liga Champions