Jum'at, 30/05/2025 14:49 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Denmark merupakan satu dari sedikit negara yang berhasil memproduksi pemain-pemain berbakat. Negara Skandinavia ini juga dikenal sebagai sumber dari nama-nama pemain yang bikin komentator dan fans luar negeri garuk-garuk kepala.
Penyebabnya, ejaan yang dipakai para pemain ini sering kali melibatkan huruf-huruf `ajaib` seperti ø, å, dan j yang bunyinya jauh dari prediksi alfabet Latin standar.
Bagi komentator Liga Inggris atau fans Serie A yang terbiasa menyebut `Smith` atau `Rodrigo`, nama-nama pemain Denmark bisa jadi momok tersendiri.
Tak jarang pecinta sepak bola mendengar penyebutan `Hoj-lund`, `Ku-jer`, atau `Xhaka` di tengah siaran langsung, meski penyebutan tersebut terbilang salah.
Kualifikasi Piala Dunia, Polandia dan Denmark Melaju ke Final Playoff
Hojlund Senang Bawa Napoli Kembali ke Jalur Kemenangan
Hojlund Tampil Gemilang, Pelatih Denmark Cibir MU
Ditulis: Højlund
Dibaca: Hoy-lun
Ejaan `ø` di Denmark mirip bunyinya dengan `ö` di Jerman. Penyerang muda MU ini masih berupaya menemukan ketajamannya di Liga Premier.
Ditulis: Højbjerg
Dibaca: Hoy-byer
Pernah bertahun-tahun main di Liga Premier, nama mantan gelandang bertahan Tottenham Hotspurs ini masih sering dibaca `Hodge-berg` oleh komentator Inggris. Padahal `bjerg` seharusnya nyaris seperti `beer`.
Ditulis: Ødegaard
Dibaca: Er-de-gor
Meski lebih sering diasosiasikan sebagai pemain Norwegia, Ødegaard punya latar Denmark dari sisi bahasa dan bunyi. Nama belakangnya bukan `Oh-de-guard` seperti yang sering diucapkan oleh komentator awam.
Ditulis: Kjær
Dibaca: Kyar
Ini salah satu jebakan batman terbesar. Banyak yang nyebut `Kuh-jer` atau bahkan `Kay-jer`. Sebagai bek senior Milan dan Denmark, dia sudah kenyang mendengar namanya salah sebut di Liga Champions.
Ditulis: Schmeichel
Dibaca: Smai-kel
Anak legenda Peter Schmeichel ini membawa serta kerumitan fonetik nama belakang ayahnya. Bukan `Smeikel` atau `Shmi-kel`, ya!
Ditulis: Nørgaard
Dibaca: Nur-gor
Huruf `ø` kembali bikin pusing. Banyak fans salah baca jadi `Nor-guard` seperti penjaga utara.
Ditulis: Joachim
Dibaca: Yo-a-kim
Mirip seperti nama di Jerman, tapi tetap sering disalahsebut sebagai `Jo-a-chim` ala Anglo-Saxon.
Ditulis: Vestergaard
Dibaca: Ves-ter-gor
`Gaard` seharusnya dibaca `gor`, bukan `guard` seperti pengawal pribadi.
Ditulis: Lindstrøm
Dibaca: Leen-strum
Main di Serie A bikin namanya makin liar penyebutannya. `Strøm` bukan `strom`, tapi mendekati `strum` dengan nada lembut.
Ditulis: Dolberg
Dibaca: Dohl-bair
Bukan `Dol-berg` dengan bunyi `berg` seperti `iceberg`. Lebih mendekati `Dohl-bear` tapi dengan aksen.