Rabu, 28/05/2025 23:48 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Masuk angin mungkin bukan istilah medis, tapi keluhan ini sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia. Gejalanya seperti perut kembung, meriang, pegal-pegal, hingga mual sering dianggap tanda-tanda "masuk angin". Meski sering diobati dengan obat warung atau kerokan, ada banyak cara alami untuk meredakan masuk angin yang terbukti efektif tanpa harus bergantung pada bahan kimia.
Berikut adalah 7 cara alami yang bisa Anda coba untuk meredakan masuk angin secara aman dan alami: 1. Minum Air Hangat dengan JaheJahe memiliki sifat anti-inflamasi dan membantu menghangatkan tubuh dari dalam. Campurkan irisan jahe segar dalam air hangat, tambahkan sedikit madu jika suka. Minuman ini bisa meredakan mual, memperlancar sirkulasi darah, dan mengurangi rasa dingin di tubuh.
Pijatan ringan dengan minyak kayu putih, minyak serai, atau minyak peppermint bisa membantu melemaskan otot dan memperlancar peredaran darah. Fokuskan pijatan di area punggung, leher, dan perut.
3. Istirahat Cukup dan Tidur NyenyakKurang tidur menurunkan daya tahan tubuh. Saat merasa masuk angin, tubuh Anda sedang bekerja keras melawan infeksi atau kelelahan. Tidur berkualitas adalah salah satu cara terbaik untuk mempercepat pemulihan secara alami.
Berbagai Hal yang Harus Dihindari saat Mengidap Penyakit TBC
Ini Lima Manfaat Melakukan Meditasi di Pagi Hari
Begini Pola Hidup Sehat yang Diajarkan Rasulullah
Sup ayam, sayur bening, atau wedang ronde bukan hanya mengenyangkan, tapi juga membantu menghangatkan tubuh. Kaldu hangat meredakan tenggorokan, membantu pencernaan, dan menjaga hidrasi tubuh.
5. Hirup Uap HangatUap dari air panas yang ditambahkan minyak kayu putih atau eucalyptus dapat melegakan pernapasan dan memberikan rasa hangat. Cukup hirup uap selama 10-15 menit untuk meredakan gejala pilek dan meriang.
Minum air putih dalam jumlah cukup sangat penting. Cairan membantu tubuh mengeluarkan racun dan memperkuat daya tahan tubuh. Hindari minuman dingin dan berkafein selama masa pemulihan.
7. Gunakan Kaus Kaki dan Pakaian HangatBanyak orang mengabaikan hal ini. Padahal, menjaga tubuh tetap hangat, terutama kaki, dapat membantu sirkulasi darah dan mencegah gejala masuk angin makin parah. Gunakan selimut tebal saat tidur, terutama di malam hari.
Jika setelah 2–3 hari gejala tidak membaik, muncul demam tinggi, atau disertai nyeri dada dan sesak napas, sebaiknya segera konsultasikan ke tenaga medis. Meski masuk angin terdengar ringan, beberapa gejalanya bisa menandakan kondisi lain seperti flu berat, infeksi saluran napas, atau gangguan lambung. (*)