Senin, 12/06/2017 04:30 WIB
Jakarta - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu meminta untuk membongkar Badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang membantu jutaan pengungsi Palestina. Hal itu lantaran kelongan melakukan hasutan anti Israel dan ujaran kebencian lainnya.
Dalam sambutan publik kepada kabinetnya pada pertemuan mingguan, Netanyahu mengatakan, UNRWA (badan pembangunan bantuan dan manusia di bawah naungan PBB) tugasnya adalah mengabadi, bukan memecah pengungsi Palestina dan hasutan anti-Israel yang menyebar luas di institusi-institusinya, termasuk sekolah-sekolah katanya, dilansir Finacial Tribune pada Senin (12/6)
"Sudah saatnya UNRWA dibongkar dan digabung dengan Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi," kata Netanyahu.
UNRWA didirikan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1949 setelah ratusan ribu orang Palestina melarikan diri atau diusir dari rumah mereka pada perang 1948. Ia bertugas untuk memberikan pendidikan, kesehatan, layanan sosial dan bantuan. Saat ini membantu lima juta pengungsi Palestina yang terdaftar di Timur Tengah.
Ratusan Ribu Siswa Palestina Kembali Bersekolah di Tepi Barat
Serangan Israel di Gaza Tewaskan Lima Warga Palestina Termasuk Dua Anak
Korban Agresi Israel ke Palestina Terus Bertambah, Tembus 73.651 Orang
Keyword : Israel Benjamin Netanyahu PBB UNRWA