Rabu, 30/04/2025 22:14 WIB
London, Jurnas.com - Para penggemar Bournemouth melampiaskan kemarahan di media sosial menyusul dikabulkannya banding terhadap kartu merah Evanilson, yang diberikan wasit dalam pertandingan kontra Manchester United.
Evanilson diusir wasit pada menit ke-70 dalam laga yang berujung imbang 1-1 pada akhir pekan lalu, karena melakukan pelanggaran terhadap bek MU, Noussair Mazraoui.
Pemain Brasil itu awalnya hanya diberikan kartu kuning, namun setelah meninjau VAR, wasit membatalkan kartu kuning untuk memberikan kartu merah sekaligus.
Keputusan ini membuat manajer Bournemouth, Andoni Iraola marah besar. Tidak hanya merugikan The Cherries yang kala itu sudah memimpin 1-0, diusirnya Evanilson juga membuat timnya harus mengakhiri laga dengan skor 1-1.
Nottingham Forest Gerak Cepat Amankan Jasa Bek Sevilla
Xabi Alonso Jadikan Kiper Portugal Target Prioritas Chelsea
Transfer Trossard ke Besiktas Masuk Tahap Finalisasi
Selain itu, Bournemouth kini juga terancam kehilangan satu tempat di kompetisi Eropa musim depan, setelah menjalani serangkaian pertandingan mengesankan musim ini. Hal tersebut membuat fans geram.
"Wasit curang mencoba mengeluarkan United dari kekacauan. Liga korup!" tulis warganet.
"Sungguh menggelikan dia diusir keluar lapangan," balas lainnya.
"Jika kami memiliki 11 pemain untuk United, saya yakin kami akan mendapatkan tambahan dua poin. VAR kemungkinan telah merugikan kami di Eropa," ujar warganet.
Sebelumnya, FA menyatakan bahwa Komisi Regulasi Independen mencabut larangan bermain tiga pertandingan untuk Evanilson. Dengan demikian, kini The Cherries wajib memenangkan seluruh laga tersisa untuk setidaknya finis di peringkat ke-8 pada akhir musim.
Keyword : Evanilson Bournemouth Liga Premier